21 Puisi Malam, Syair Keindahan Dan Apresiasi Malam Terbaik

moovble.com – Puisi malam. Berikut ini kompilasi puisi tentang malam terbaik yang dikumpulkan sebagai sumber untuk memberikan inspirasi contoh puisi kepada pada pembaca penggemar karya sastra indonesia.

puisi malam

Sajak Malam – Sudut Langit

Di sudut langit
Warna memancar menembus kabut
Di sana ada ribuan cahaya
Yang setia menghias hitam saat hari tenggelam

Di sudut langit
Kusimpan rindu untuk seorang hamba
Yang jauh rimbanya
Hingga mata ini buta memandangnya

Di sudut langit
Bintang bintang menari bersama dingin
Sepi dan sunyi mendukung malam hingga subuh
Menanti sang surya kembali

Di sudut langit
Bisa kulihat kerlap kerlip
Manik langit menyanyi dengan bisu
Menghibur hati hamba yang remuk

Di sudut langit
Bintang bulan bersama
Bercengkrama dalam jarak
Hingga jasad takbisa merengkuh

Di sudut langit
Bintang mencumbu dingin
Hitam kembali membawa kantuk
Menutup mulut yang terbuka
Membawa ke alam mimpi

Di sudut langit
Hitam mencekat
Menutup warna
Membawa deru angin

Di sudut langit
Mataku memandang buram
Jauh di sana kulihat bintang bulan
Bersama hanya saat hitam membayang mata

Di sudut langit
Kita menanti di bawah
Menikmati malam hingga kita larut terbawa
Berdiri di bawah tempat di mana bintang mengoyahkan langit

Di sudut langit
Terasa sangat indah
Menusuk mata hingga otak
Keindahannya hanya malam hitam yang punya.

Puisi Malam – Tangisan Malam

Dibawah salah satu sisi langit,
Aku terduduk diantara cahaya bulan dan lampu taman.
Berharap suatu keajaiban kan datang padaku,
Membawa serta alunan sendu dari hati.

Diantara pohon yang menari
Dan diantara para jangkrik penyanyi.
Aku masih menatap langit dengan penuh harapF,
Sebuah bintang akan jatuh di hadapanku.

baca juga: Puisi Pahlawan

Puisi – Suasana Malam Yang Indah

Kulihat berjuta bintang berkedip menawan
Bertemankan angin yang bersepoy kencang
Menanti sang dewi malam datang
Agar menghiasi malam yang remang

Suara burung malam bernyanyi
Memuji kebesaran Illahi
Yang telah menciptakan kemegahan alam ini
Sempurna dan patut kita syukuri

Rembulan hadir warnai dunia
Hiasi alam yang teramat gelap gulita
Kini indah dan sungguh mempesona
Menyejukkan hati dan pandangan mata

Bintang kian semakin merentang
Ikut gembira menyambut sang rembulan yang tlah datang
Mewarnai langit yang beranjak malam
Hilangkan hitam dan kelam yang terus mencekam

Puisi Malam – Menjarah hatimu lewat pekat

Ada yang kurasa saat malam hadir
Ketika keterpurukan menghantui hati
Dan dirimu hadir lewat bayang
Adakah lintasanmu merajai sukmaku?
Sementara malam kian pekat membahana
Terengkuh sudah kesunyian dalam hamparan
Mencabik lara dalam sekam kerinduan
Mencoba menjarahmu namun hampa.
Aku dan kamu dalam bayang
Mungkin itulah yang terbaik
Saat hati menjarah pekat
Saat aku menjarah hatimu….

Puisi – Merambah malam

Malam menepati janjinya
pekat dan sunyi kembali melaruti alam
dan aku mencoba merambahnya lewat untai
dan aku mencoba merambahnya lewat bait.
Gelisah, bimbang dan penat
seolah berlomba memasuki kepingan hati
terpatri didalamnya membentuk setoreh luka
luka yang belum juga mau pergi.
Haruskah kuikuti rambahan malam?
sementara hati kecilku berharap sang benderang
Ya, kemanakah hati ini harus bertaut?
Pada kegelapan ataukah sang benderang?
Dan malam ini
Toh aku tetap merambah malam….
Mungkin inilah takdir.
Aku sangat menyintai malam dan kegelapan…

baca juga: Puisi Alam

Puisi – Kau, Aku dan Ujung malam

Di ujung malam bersisian gundah
Aku masih saja menggumuli pekat
Dalam buaian desir lewat terpa sang angin
Kesunyian pun kian menampar hati.
Sementara gerimis mulai meluruh jatuh
Rintiknya menghantar irama sendu dikedalaman khayal.
Dimana malam ini kau berlabuh?
Lelapkah dalam buaian mimpi?
Atau tengah menekuri cakrawala
Seperti dulu biasa kita lakukan berdua?
Meradang aku lantaran tiadamu
Pekik hati seperti tak lagi miliki makna.
Maka jangan biarkan aku sendiri,
Sebab aku terbiasa denganmu.
Maka jangan biarkan gelap menguasai,
Sebab aku serasa mati…

Puisi Malam – Hidup dalam untai kata

Terkadang dengan tulisan, bisa mengungkap rasa terpendam
Karena dalam untai kata, terselip makna tanpa bias
Dan aku mencoba mengukirnya lewat malam
Menyatu bersama hati dan fikiran, diantara pekat dan dingin.
Semoga saja bisa menabur sedikit kenangan
Agar sepahit apapun, bisa menjadikan hikmah
Sebab hidup adalah perbuatan
Sebab hidup adalah perjalanan.
Sementara waktu terus menggusur kenangan
Tanpa kepastian, hidup pun terasa sempit
Seperti berlomba menjauhi akhir
Namun tetap pada penantian tiada bertepi..

baca juga: Puisi Lucu

Puisi Keindahan Malam – Indahnya Malam

Malam terbenam sabelah barat
gumpalan asap berganti menjadi langit hitam
angin berhembus menggoyangkan dedaunan
suara adzan manyambut kehadiran malam

Aku duduk dibawah pohon jambu
seraya melihat keindahan malam
bintang kecil bertaburan di langit
bagaikan cahaya lampu menerangi jagat raya

Dan di langit malam ,
ada sebuah bola lampu terang menemani bintang
orang bilang bulang namanya

Suara jangrik saling bersautan satu sama lain
bagaikan nyanyian merdu
kunang kunang menari dengan elok
dengan cahaya kecil nya
sungguh indah malam ini
terima kasih tuhan kau telah menganugrahkan semua ini kepada kami

Puisi – Harapan Tengah Malam

Aku ingin menyatu dengan malam,
Mengizinkan dingin menusuk hingga ke tulang,
Merasakan sejuk sisa tetesan hujan di tengah kemarau,
Terlebih jika langit meneteskannya kembali,
Membasahi raga ini,
Meredam jerit hati,
Dan membuat bulir air mata ini luruh bersamanya,
Hingga ragaku melemah, lelah,
Terjatuh, tersungkur, dan tertidur di tengah gemuruh dalam sukma,
Berbalut dekapan hangat Tuhan yang mengantarku dalam keteduhan,
Hingga esok, tubuhku telah menjelma jadi embun pagi
Yang menetes indah seolah tak ada lagi duri menghiasi setiap cerita hidup ini.

Puisi – Angin Malam

Andai aku bisa bernyanyi
Kan ku nyanyikan sebuah puisi
Bait bait indah menjadi ganti
Kata cinta yang bersulam indah

Burung yang terbang pasti ku halang
Untuk meminta pesan rinduku di sampaikan
Lewat si burung yang terbang berkawan
Agar rindu ini bisa tersampaikan

Duhai angin yang bertiup sepoi sepoi malam
Bisakah kau sampaikan
Bisikkan di telinganya
Bahwa aku kini sedang menderita

Wahai rembulan malam
Berilah aku cahaya
Agar bayangnya bisa ku gapai
Dan ku rengkuh penuh ceria

Aku kah ini
Atau kah kau disana
Merasakan rasa yang sama
Rasa cinta yang berbunga bagai di nirwana

Telah hilang segala kata
Oleh lemahnya segala asa
Dek rinduku yang makin menggila
Menantimu duhai arjuna

Puisi Tentang Malam – Purnama

Ada purnama yang elok berkilau di matamu
Menghiasi langit biru dan dinding hatiku
Memantulkan sinar terang membawakan damai
Semoga kau pun ikut merasakannya
Menghayati dan memandang langit malam ini
Agar kau lihat..
Ada purnama disana..
Ada bintang-bintang disana..
Yang selalu menemani dan mengawasi cinta kita
Saat kita terlelap.

Ada purnama nan elok berkilauan
Dilangit biru hatiku
Yang berkilauan akan cintamu
Kasih sayang yang syahdu, utuh dan bulat
Antara kita..

Maka untukmu ingin kutuliskan
Puisi-puisi yang indah dan mempesona
Yang membawa damai jiwa

Puisi Malam – Malam ini

Malam ini
Angin terasa sangat dingin
Mencumbu kulit hingga ke tulang
Menyisahkan bahwa sepi harus mati

Malam ini
Bintang dan bulan terlihat indah
Menari di pucuk langit
Merangkai puisi untuk kekasih sunyi di sana

Malam ini
Cahaya bintang
Cahaya bulan
Turun terbang ke akar bumi

Malam ini
Menyinari setiap hitam
Hingga mata bisa melihat
Hingga jemari bisa menggenggam

Malam ini
Hatiku ingin terbang ke atas
Menelan jarak
Hingga ia bisa menyatu dengan bulan
Melepas semua beban yang terasa

Malam ini
Di bumi dan langit
Hanya kesunyiaan yang mendera
Hanya bayang hitam yang menyala

Malam ini
Suara jengkrik bisa kudengar
Rasa sepi membalut tubuhku yang sakit ini
Tertancap pilu di di sekujur jasad

Malam ini
Bumi tuhan terlihat lebih jujur
Orang orang yang hidup dalam kepura puraan lelap di telan kantuk
Terasa sangat jujur

Malam ini
Ribuan puluhan milyar
Doa terbang menembus laksa
Menuju tempat tuhan berada

Malam ini
Semoga malam yang indah ini
Selalu bisa kulihat
Dan semoga tuhan mengabulkan doaku

Selamat malam
Sepi
Rindu
Menyepi menjadi hati yang kaku
Selamat malam
Untuk engkau yang ada di sana.

Puisi Malam – Mencumbu Hitam

Mencumbu hitam
Hingga bibir kuning membeku
Menghancurkan rasa yang menyesakkan hati
Terasa sakit di sini di akar hati

Malam terasa sangat sepi
Hening hilang membawa pergi cahaya
Meninggalkan bintang
Yang enggan sendiri

Terasa indah malam ini
Bintang bulan menghias langit
Bumi menjadi saksi sakral
Cahaya tidak pernah pergi

Di sudut malam
Terdengar deru nafas terengah
Jangkrik berteriak memanggil malam
Hanyut terbawa dengki dan khianat

Malam yang sepi
Malam yang dingin
Terasa sepi di dada
Hening mencekam rindu
Indah kulihat di mata.

Puisi – Malam Tanpa Bunyi

tidak semua menyenangi gemericik air, Nak
ada yang menganggapnya berisik
jadi matikan saja air terjun di kolam ikanmu

ada yang ingin malam ini sunyi
ada yang ingin malam yang tanpa bunyi
supaya malam ini dia bisa mendengar
suara air terjun hatinya sendiri

Puisi Malam – Di Pojok Iklan Satu Halaman

Di pojok iklan satu halaman lelaki itu duduk
mencangkung sepanjang hari, menunggu perempuan
yang pernah ia temui di sebuah mimpi.
Kutunggu kau di sudut taman ini.

Ia suka menengadah ke langit, menyaksikan
ribuan pipit mencecar senja dalam cericit,
meringkas waktu ke dalam jerit.

Ia mencangkung saja sepanjang hari, lalu tertidur
sampai pagi, sampai seorang perempuan
datang membangunkannya.
Aku ingin memperkosamu di taman yang hening ini.

Puisi – Malam Sepi

Saat Malam datang dengan kesunyian..
Kutanyakan pada lubuk hati yang paling dalam..
Ku mencari sebuah makna kata, yang mengorek kalbu..
Mencari sebuah makna di balik rahasia-MU..

Ketika mata ini mulai terpejam..
Ditemani dengan alunan musik nan syahdu..
Ku mulai masih terfikir arti deri sebuah cerita..
Dari lubuk hati ini..
Adakah yang ku rindu saat ini..??
Tak kuasa bayang-bayang dirimu kini hadir mencuri sukma..
Hingga larutkan ku dalam sebuah mimpi yang indah..

Lautan bintang-bintang yang indah dalam khayalan..
Membawaku kedalam sebuah suasana yang tak mampu ku ungkapkan..
Suara hati kecil ini seakan berontak..
Berontak untuk menyikap tebalnya tirai yang menghalang..
Membelenggu dan memenjarakan hati suci..

Ketika cinta datang mengoda..
Namun hati ini masih terbelenggu akan sebuah tanya..
Apakah itu engkau wahai sang malam..?
Apakah itu kamu sang wanita idaman..?
Apakah itu yang lain, yang tak pernah kutahui..?
Kutitipkan salamku ini padamu wahai sang angin malam..
Mohon jaga dia untuk ku..
Hadirkan aku dalam mimpi indahnya..

Selamat malam cinta..
Aku akan lelapkan mata ini untuk sejenak..

Puisi Kerinduan Malam

Senja yang bakal pergi
Menggamit malam yang sedang menanti
Perlahan lahan ku labuhkan rindu ini
Di dermaga hatimu yang hangat menanti

Aku kah sang perindu
Yang merindu tanpa henti
Menarikan tarian hati
Yang berlagu resah dan pilu
Ku disini mengalunkan rindu yang resah
Aku disini memuja bayangmu
Setiap detik degup nadiku hanya namamu
Cinta membara jiwa bergelora

Malam yang perlahan menjelang
Terasa begitu panjang waktu berjalan
Hingga layu jiwa dan harapan
Menanti hadirmu memeluk rinduku

Puisi Keindahan Malam – Setia

Andai aku lupa
Ingatkan lah aku
Akan indahnya cinta
Saat ku bersamamu

Andai aku ingat
Ajarkan lah aku sayang
Agar kenangan pahit itu
Tak akan pernah datang mengenang

Kau mengajarku
Tentang semua rasa itu
Bisa terkumpul menjadi satu
Hingga adunannya adalah rindu yang menggebu

Selagi rasa setia itu padu
Selagi itu kasih sayang terpatri jitu
Melambai lambai tanpa jemu
Siang dan malam terbuai syahdu

Kau adalah satu
Dewa Bisikan Asmara ku
Dan rindu ini
Hanyalah untukmu

Puisi By : Dewi Malam

Puisi – Mimpi Malamku

Kau bagai udara
Yang ku hirup tiap masa
Sesaat kau tiada
Sesaknya nafas ku rasa

Kau bagai titisan hujan
Yang membasahi bumi nan gersang
Walau dingin mu sampai ke tulang hitam
Tetap deraianmu yang mendingin kan amarahku

Jadilah matahariku
Moga sinarmu
Kan bisa hangatkan
Indah kan hari hariku

Saat malam menjelang
Jadilah rembulan yang terang
Suluh lah mimpi malam ku
Biar indah seindah kejora yang berkerlipan

Tapi cinta
Ku mohon janganlah kau berubah rupa
Menjadi taufan yang membawa petaka
Hingga semua kasih dan setia
Terhempas bagai badai yang mengila

Dewa Bisikan Asmara…kau lah segala rasa yang berlabuh di dermaga hatiku
Love you cintaku…sepenuh ragaku

Puisi Malam – Indahnya Rembulan

Saat malam mulai menjelang
Ku renung jauh ke atas awan
Ku kira bintang yang berkerlipan
Rupanya wajahmu
Mengalahkan indahnya rembulan

Ku cuba mengapai sang bintang
Yang berkerlipan dengan kesombongan
Ingin ku petik tak tercapai dek tangan
Mau ku semat di dadamu tuan
Tanda kasih ku yang tiada ternilaikan

Kau kekasih pujaan
Kan ku renung wajahmu di rembulan
Biarlah aku bagai sang pungguk yang kerinduan
Hanya bayang mu yang bisa redakan
Gelisah resah yang kian menerjang

Engkau laksana bulan
Tinggi di atas kayangan
Hatiku dah kau tawan
Hidupku tak keruan

Puisi – Malam

Gemercik gema
Entah…?
Terlalu banyak goresan
Semilir yang membawa debu,
mungkin mengabarkan rindu

Atau…?
Pucuk ranting usang
Lumat di giling waktu
Sembari kulipat harap
Ku simpan, di sela nada

Bukan puisi yang membuatku
gila kata
Senyum itu tak luruh di genggam
waktu
Sajak rindu

***

Demikianlah kompilasi puisi keindahan malan yang bisa dibagikan pada postingan kali ini. Semoga puisi malam ini bisa menjadi bacaan menarik dan bermanfaat untuk pembaca.

Tinggalkan komentar